Suara.com - Sebelas bayi merah yang baru dilahirkan tewas terpanggang dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di rumah sakit Yarmuk di Baghdad, Rabu (10/8/2016). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Beruntung, tujuh bayi lainnya serta 29 perempuan berhasil dievakuasi dari RS Yarmuk kemudian dilarikan ke RS terdekat. Butuh 3 jam bagi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
RS Yarmuk berada di sebelah barat Ibu Kota dengan dilengkapi layanan gawat darurat dan fasilitas pendidikan medis. Insiden kebakaran dicurigai berkaitan dengan dugaan korupsi dan mismanajemen yang dilakukan pejabat RS setempat.
Sebelumnya, dugaan korupsi menguat di RS tersebut. Sebuah foto di media sosial menunjukkan kondisi rumah sakit yang sangat kotor dan menyedihkan. Kecoa keluar dari dalam lantai yang pecah. Bahkan, ada pasien yang dirawat di atas tandu di area halaman RS.
Seorang keluarga pasien yang meninggal pekan lalu akibat meningitis mengatakan melihat sejumlah kecoa merayap di lantai RS.
"RS ini sangat kotor. Bahkan, kami harus bawa seprei sendiri," katanya.
13 tahun sejak invasi AS untuk menggulingkan kekuasaan Saddam Hussein, negara yang dikenal kaya minyak ini mengalami kesulitan listrik, kekurangan air, sekolah, rumah sakit dan tenaga medis. (Reuters)
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi