Suara.com - Dua orang muslim tewas ditembak saat sedang berjalan di wilayah Queens, New York, Amerika Serikat pada Sabtu (13/8/2016) sore waktu setempat. Mereka adalah Maulama Akonjee, seorang ulama di kawasan tersebut dan asistennya, Tharam Uddin.
Menurut polisi, mereka ditembak oleh seorang lelaki bersenjata. Si pelaku mendekati korban yang baru selesai menunaikan salat di masjid Al-Furqan. Dari jarak dekat, pelaku menembak kepala korban.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dan belum berhasil ditangkap. Apa motif penembakkan tersebut, belum diketahui pasti. Pelaku mengenakan celana pendek dan kaos berwarna gelap ketika beraksi.
Akonjee dikenal sebagai imam yang dicintai masyarakat muslim setempat. "Bahkan dia tidak akan menyakiti seekor lalat," kata keponakannya, Rahi Majid kepada New York Daily News.
Sejumlah orang dari komunitas muslim di sana berkumpul di tempat kejadian. Mereka mengatakan penembakan ini merupakan kejahatan berbau rasis. Meskipun sampai sekarang, polisi masih menyelidiki motif.
"Kami merasa benar-benar sudah aman. Di saat seperti ini jadi tidak aman, kata Millat Uddin, seorang muslim yang tinggal di dekat masjid.
"Ini benar-benar mengancam masa depan kita," ujarnya lagi. (Reuters, New York Daily Mail, BBC)
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi