Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Sampai saat ini DPP PDIP belum menetapkan calon untuk Pilgub, karena menjalani proses karena kami harus mempertimbangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur harus diisi," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis sore.
PDIP akan memilih pasangan untuk Pilgub DKI Jakarta adalah pasangan yang kompak dan pasangan yang mampu bersinergi yang saling melengkapi sehingga masih ada proses tersebut, katanya.
"Karena belum menunjuk calon gubernur dan calon wakil gubernur, maka DPP PDIP sampai saat ini masih terus mencermati dinamika politik yang terjadi di DKI dan menunggu momentum yang tepat," kata Hasto.
Survei internal yang dilakukan oleh PDIP nama calon dari petahana berada di urutan teratas karena memiliki keunggulan strategis dan itu wajar dalam elektabilitasnya lebih tinggi dari yang lain, katanya.
"Sekali lagi survei hanya sebagai salah satu instrumen, ini sangat dinamis. Sekali lagi saya tegaskan, DPP partai sampai saat ini belum mengambil keputusan terkait calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk DKI," kata Hasto.
Mengenai kedatangan Ahok ke kantor DPP PDIP pada hari Rabu (17/8) merupakan hal yang positif, katanya.
"Kunjungan Pak Ahok ke kantor DPP PDIP kemarin merupakan hal yang positif untuk saling memahami dan suasana kebatinan kepartaian juga dipahami oleh Pak Ahok," kata Hasto. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi