Suara.com - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membantah ada perpecahan dalam koalisi kekeluargaan. Dia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir ada perkembangan politik yang sangat signifikan.
"Rupanya secara internal dan mungkin angka-angka survei yang baru masuk dari beberapa lembaga, yang juga kami terima, menunjukkan ada 'gempa tektonik' di kalangan warga Jakarta," tuturnya saat ditemui disebuah restoran kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (22/8/2016) malam.
Dari segi perubahan preferensi terhadap pimpinan atau calon pimpinan, tambah Sandiaga, yang mengakibatkan para pimpinan Parpol menunggu hasil telaah atau verifikasi yang lebih mendalam.
Sementara itu, rencananya hari ini partai koalisi kekeluargaan akan bertemu dan menentukan pasangannya untuk pada maju Pilkada serentak. Namun hal itu batal, karena belum menemukan titik temu.
"Tadi, rencananya kami bertemu sama perwakilan dari koalisi yang lagi memfinalkan langkah-langkah selanjutnya. Rencananya, hari ini akan mengumumkan calon Wakil Gubernur, tapi ditunda untuk menghormati proses yang masih terus berlangsung," kata pengusaha muda itu.
Menurutnya, sejumlah pimpinan Parpol menyatakan perlu tambahan waktu memverivikasi yang akan ditunjuk mewakili koalisi untuk berpasangan dengan dirinya. Selain itu, dalam pekan ini akan ada beberapa Parpol yang akan bergabung dengan koalisi untuk mengusungnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?