Suara.com - Kunjungan sejumlah kepala negara-negara Barat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 nampaknya memunculkan cerita-cerita menarik. Ketika pejabat AS dan Cina bersitegang di landasan Hangzhou hingga berujung pada insiden turunnya Obama tanpa tangga dan karpet kehormatan, otoritas Inggris mengkhawatirkan sesuatu yang sepertinya jauh lebih penting. Apa itu?
Delegasi pejabat yang menemani Perdana Menteri Inggris Theresa May ke KTT tersebut diwanti-wanti untuk tidak terbujuk rayuan gadis-gadis cantik Cina selama bermalam di negeri tersebut. Pasalnya, ada kekhawatiran, para gadis cantik yang mungkin mendekati mereka sesungguhnya adalah mata-mata negara, demikian seperti dikutip dari The Telegraph.
Kebijakan ini merupakan langkah antisipasi. Sebab ternyata, insiden yang disinyalir pencurian data oleh mata-mata Cina terhadap pejabat Inggris pernah terjadi sebelumnya.
Skandal yang mencoreng muka Inggris itu terjadi dalam kunjungan Perdana Menteri Gordon Brown ke Cina pada tahun 2008. Kala itu, menurut penasihat khusus Brown, Damien McBride, sejumlah pejabat Inggris terbuai kecantikan para gadis Cina dan Rusia yang menawarkan 'kehangatan' selama kunjungan mereka.
Salah satu pejabat yang akhirnya bermalam dengan salah satu gadis tersebut, dibius dan dirampok. Ponsel Blackberry dan separuh isi kopernya raib.
Tak hanya itu, para pejabat Inggris juga diperingatkan untuk waspada pada kemungkinan terjadinya penyadapan. Sebuah sumber intelijen mengatakan kepada Telegraph bahwa kamar-kamar hotel di Hangzhou diduga sudah disadap.
Para pejabat pun diminta untuk tidak menerima hadiah apapun dari pejabat maupun pengusaha Cina, terutama hadiah dalam bentuk elektronik. Sejumlah politisi Australia, pada Februari lalu mengembalikan jam-jam tangan bernilai 250 ribu Dolar yang mereka 3 tahun lalu dari seorang pengusaha Cina. Beberapa pejabat mengatakan, alasan pengembalian adalah lantaran jam tangan tersebut palsu, sedangkan seorang pejabat lain mengatakan bahwa ada kemungkinan jam tersebut sudah disadap. (Shanghaiist)
Berita Terkait
-
Gibran Wakili Prabowo di Forum KTT G20, DPR: Jangan Cuma Hadir, Tapi Ikut Dialog
-
Gibran Wakilkan Pidato Presiden di KTT G20, Ini Alasan Prabowo Tak Pergi ke Afrika Selatan
-
Hadiri KTT G20 di Afsel, Gibran akan Berpidato di Depan Pemimpin Dunia
-
Review Film G20: Aksi Heroik di Tengah Diplomasi dan Krisis Global
-
Poin-poin Debut Perdana Prabowo di KTT G20 Brasil: Pelajari Program Makan Bergizi, Suarakan Perdamain di Palestina
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya