Suara.com - Sejumlah fraksi melakukan bantuan kendali operasi ke Komisi I DPR untuk rapat fit and proper test calon Kepala Badan Intelijen Negara Komjen Pol Budi Gunawan, Rabu (7/9/2016). Sembilan anggota DPR dari sejumlah fraksi yang berasal dari berbagai komisi dikirim untuk mengawal fit and proper test ini.
"Mohon maaf, sebelum masuk penyampaian visi misi, kami perkenalkan anggota kami di komisi I berkenaan dengan BKO," ujar Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari di Ruang Rapat Komisi I DPR, Rabu (7/9/2016).
Abdul Kharis Almasyhari pun memperkenalkan sejumlah anggota DPR yang di BKO-kan ke Komisi I DPR ke Budi Gunawan. Mereka adalah :
1. Anggota Komisi III DPR Risa Mariska menggantikan Tuti Nusandari Roosdiono dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
2. Wakil Ketua Komisi X Ferdiansyah menggantikan Fayakhun dari Fraksi Partai Golkar.
3. Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Gerindra.
4. Anggota Komisi X DPR Muslim menggantikan Darizal Basir dari Fraksi Partai Demokrat.
5. Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman menggantikan Nurhayati Ali Assegaf dari Fraksi Partai Demokrat.
6. Anggota Komisi VI DPR Neng Eem Marhamah Zulfa menggantikan Muhaimin Iskandar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
7. Yakut Cholil Qoumas dari Fraksi PKB.
8. Aboe Bakar Alhabsyi menggantikan Hidayat Nur Wahid dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
9. Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Nasdem Johnny G Plate.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT