Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly menyatakan bahwa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar telah resmi ditetapkan menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Menurut Yasonna, Arcandra sudah tidak lagi berstatus warga negara Amerika Serikat berdasarkan Certificate of Loss of the United States pada tanggal 12 agustus 2016, dan telah disahkan oleh Departemen State of United States of America dan Surat US Embassy pada tanggal 31 Agustus 2016.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, saudara Arcandra Tahar tetap menjadi WNI sesuai dengan prinsip perlindungan maksimum dan non apatride stateless," kata Yasonna dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
Yasonna memaparkan berbagai prosedur hukum yang telah dipertimbangkan terhadap perubahan status kewarganegaraan Arcandra.
"Ada tata caranya yang diatur oleh PP (peraturan pemerintah). Setelah ditanya, diproses, ternyata yang bersangkutan mengajukan permintaan kehilangan warga negara as, di kedubes," ujar Yasonna.
Menurut Yasonna, prosedur tersebut baru sah jika sudah disetujui oleh Departemen of state. Dan 3 hari kemudian keluar persetujuan dos. certificate of loss of nasionaliy, approve.
"Kemudian dikirim, maka dia secara resmi kehilangan ke warganegaraan Amerika Serikatnya tanggal 15 Agustus," kata Yasonna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan