Pasca disetujui oleh DPR dalam rapat paripurna ke-6, hari ini, Kamis (8/9/2016), Komisaris Jendral Pol Polisi Budi Gunawan, telah resmi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Budi bersyukur, sejak ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BIN menggantikan Sutiyoso, proses pencalonannya tidak sedikitpun mendapatkan kendala.
"Pertama, saya mengucapkan syukur Alhamdulillah, karena seluruh rangkaian proses pergantian Kepala BIN, mulai dari kemarin, tahap uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I," kata Budi di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2016).
"Kemudian hari ini, rapat paripurna yang telah memutuskan untuk menyetujui pencalonan atau pengusulan saya sebagai Mepala BIN," Budi menambahkan.
Selain itu, Budi juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang telah memberikan amanat dan kepercayaan kepada dia menjadi Kepala BIN.
"Tentunya ini sebuah amanah pengabdian yang baru buat saya, tentu saya akan memberikan pengabdian yang terbaik untuk kemajuan BIN dan untuk bangsa dan negara," tutur Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah