Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap Komjen Pol Budi Gunawan mampu membenahi Badan Intelijen Negara (BIN). Politikus PKS ini menambahkan, Budi diharapkan bisa memodernisasikan sistem internal BIN. Sehingga, BIN sebagai indera presiden dan pemerintah, bisa bertugas dengan baik.
"Sehingga bisa membaca dinamika dan realitas baru sekarang ini yang makin rumit itu semakin canggih," kata Fahri di DPR, Kamis (8/9/2016).
Dia menambahkan, dengan modernisasi sistem di BIN ini, diharapkan bisa mengungguli masyarakat sosial media yang kadang-kadang mendahului kemampuan negara untuk mengetahui suatu masalah.
"Jadi negara harus menggunakan resources yang ada itu untuk kecepatan membaca situasi sehingga jangan sampai presiden khususnya ada dalam jebakan mengambil keputusan dengan dasar yang salah seperti di masa masa lalu itu, tidak boleh dibiarkan lagi saya kira itu," kata dia.
Apalagi, sambung Fahri, Budi Gunawan adalah orang yang biasa mengurusui tata kelola dengan baik. Sehingga, dia berharap, BIN akan lebih baik.
"Saya berharap Pak Budi Gunawan yang dikenal sebagai orang dapur ya orang yang senang duduk di belakang dan mengelola tata kelola manajemen," kata Fahri.
Budi sendiri dianggap layak dan patut oleh Komisi I DPR RI menjadi Kepala BIN. Hari ini, Rapat Paripurna DPR akan mengesahkan keputusan Komisi I DPR itu untuk diberikan ke Presiden supaya bisa dilantik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung