Suara.com - Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla merasa bernostalgia dalam Pacific Area Travel Association (PATA) Travel Mart (PTM) 2016, yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Serpong, Banten, Tangerang, Rabu (7/9/2016) malam.
Ini merupakan kali kedua, JK, sapaan Jusuf Kalla meresmikan bursa industri pariwisata se-Asia Pacifik, setelah 1974, saat PATA digelar di Bali.
"Tahun ini, saya membuka kembali PATA Travel Mart 2016. Enjoy di Jakarta, silakan eksplorasi Wonderful Indonesia. Terima kasih telah hadir di sini, Jakarta. Maksud saya Banten!,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, JK menyampaikan terimakasih kepada Chairman PATA, Andrew Jones, yang membawa bursa pasar industri pariwisata itu ke Indonesia.
"Keragaman seni, budaya, panorama alam, hingga kuliner kami seru dan penuh sensasi. Enjoy mengeksplorasi kekayaan dan keramahtamahan Indonesia," ucapnya di depan 262 buyers dari 56 negara, sellers 219 perusahaan, 416 delegasi dari 35 negara, 65 media dari 15 negara, dan 12 bloggers itu.
"Kami punya ribuan kilometer pantai, belasan ribu pulau, ratusan budaya, banyak sekali wisata kuliner makanan yang lezat-lezat, manusia-manusianya, tarian-tarian yang indah, yang bisa ditemukan di Indonesia," katanya sebelum membuka acara dengan membunyikan Angklung, alat musik khas Sunda dari bambu.
Garis Pantai Indonesia Capai 100 Ribu KM
JK memang tak asal bicara. Semua yang dipaparkannya benar adanya. Panjang garis pantai Indonesia mencapai 100 ribu kilometer (km). Hal itu menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pantai terpanjang kedua di dunia. Jumlah pulaunya pun spektakuler, lebih dari 17.000 pulau.
Indonesia memiliki bentang laut terindah, lantaran dua per tiga koral dunia ada di sini. Untuk urusan snorkeling (menikmati keindahan bawah laut) dan diving (menyelam), Indonesia lah juaranya.
Tempat menyelam terbaik di dunia ada di Indonesia. Pertama di Raja Ampat, Papua, yang disusul Labuan Bajo, Pulau Komodo. Terakhir, terdapat di luar negeri, yaitu di Kepulauan Galapagos.
Indonesia juga juaranya untuk urusan budaya. Ratusan budaya tersebar dari Sabang sampai Merauke. Bicara kuliner, makanan khas Indonesia juga sudah banyak diekspos media-media besar Asia. Asian Food Channel, misalnya yang belum lama ini menayangkan berbagai masakan khas Indonesia dari Bali, Jakarta, Lombok, Yogyakarta dan Padang.
Saluran televisi ini menjadi rujukan bagi pecinta kuliner di Singapura, Malaysia, Hong Kong, Filipina, Indonesia, Jepang, Korea, Australia, Selandia Baru, hingga Inggris Raya.
"Silakan nikmati semuanya. Silakan tawarkan semua hal tadi kepada klien-klien di seluruh dunia. Pariwisata bukan hanya industri, tapi kontak antar manusia. Ini kesempatan untuk melihat pulau-pulau, pantai-pantai yang ada di Indonesia yang Wonderful Indonesia," ujar JK memaparkan.
Jones rupanya seirama dengan JK. Setelah menyaksikan tarian medley Nusantara yang menampilkan Balean Dadas, Lompat Batu, sampai Geleng Ro'om dari Jawa Timur, Jones mengatakan serasa diajak bernostalgia ke masa lalu.
Kenangannya saat tinggal di Yogyakarta dan Bali, dua destinasi yang sudah mendunia itu, kembali muncul dalam pembukaan PATA Travel Mart.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi
-
Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika
-
Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan
-
Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!
-
Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK
-
11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan
-
'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!
-
Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?
-
7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom