Suara.com - Sekretaris Direksi Rumah Sakit Menteng Mitra Afia, mengatakan semua pasien yang masih dirawat inap maupun rawat jalan dirujuk ke RS M. H. Thamrin, RS M. Ridwan Rais, dan RS PGI Cikini. Hal ini menyusul keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup rumah sakit yang berlokasi di Jalan Kali Pasir, nomor 9, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, karena dianggap tak memenuhi semua syarat.
"Semua pasien telah dipindahkan dan dirujuk ke tiga rumah sakit tersebut," ujar Monica kepada Suara.com di RS Menteng Mitra Afia.
Mengenai nasib karyawan di RS MMA, Monica enggan berkomentar banyak.
"Karyawan saat ini masih kerja seperti biasa," kata Monica seraya pergi menuju mobil.
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan RS MMA ditutup karena pengelola tidak memenuhi sejumlah persyaratan.
"Rumah Sakit Menteng Mitra Afia sudah kami tutup. Penutupan itu dilakukan secara langsung oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta," kata ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).
Ahok mengatakan sebelum dilakukan penutupan, Dinkes Jakarta telah mengirimkan surat peringatan satu, dua, dan tiga, namun tidak ada tindakan dari pihak pengelola.
Dia menuturkan penutupan tersebut merupakan kebijakan yang diambil untuk melindungi warga, sekaligus sebagai efek jera bagi seluruh rumah sakit di ibukota.
"Rumah sakit itu sudah terbukti melakukan pelanggaran, yaitu ada beberapa prosedur pelayanan kesehatan untuk pasien yang dianggap berbahaya. Selain itu, ada juga dugaan suap kepada pihak kami. Makanya, kami putuskan untuk ditutup," kata Ahok.
Tag
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau