Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi kepala Badan Intelijen Negara, sore ini, di Istana. Budi akan menggantikan Sutiyoso.
Jelang pelantikan, di Mabes Polri tadi ramai. Informasi mengenai pelantikan Budi diumumkan lewat pengeras suara. Seluruh perwira tinggi Polri diminta untuk menghadiri dan menyaksikan prosesi pelantikan.
"Kepada seluruh pati dimohon menghadiri pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala BIN pukul 17.00 WIB bertempat di Istana Negara. Untuk pemberangkatan disediakan bus di depan lobi utama Mabes Polri, diberangkatkan pukul 15.15 WIB," demikian petikan pengumuman yang disampaikan melalui pengeras suara.
Sekitar pukul 15.20 WIB, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar terlihat lebih dulu berangkat menuju ke Istana Negara.
Sementara di lobi utama Mabes Polri, para pejabat tinggi yang lain bersiap-siap juga untuk berangkat.
Saat ini, Budi Gunawan sudah berada di Istana Kepresidenan. Dia masuk melalui pintu Wisma Negara. Dia didampingi Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen Syafruddin. Syafruddin merupakan tokoh yang disebut-sebut akan menggantikan Budi sebagai Wakapolri. (Erlangga Bregas Prakoso)
Berita Terkait
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo
-
Mahfud MD Kasih Dua Jempol untuk Prabowo: Ada Apa Ini?
-
Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP
-
Reshuffle Kabinet Prabowo: Murni Evaluasi Kinerja atau Sekadar Drama Politik?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli