Suara.com - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengonfirmasi Komjen Syafruddin akan dilantik menjadi Wakapolri. Pelantikan akan dilaksanakan pada Sabtu (10/9/2016) jam 07.00 WIB. Syafruddin menggantikan posisi Budi Gunawan yang sudah dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.
Tito menjelaskan kenapa Syafruddin yang diangkat menjadi Wakapolri. Salah satunya karena Kalemdikpol itu merupakan jenderal bintang tiga senior.
Mantan ajudan Wapres Jusuf Kalla di era Presiden Susilo Bambang Yudoyono jilid pertama itu dianggap memiliki kapasitas.
"Beliau mumpuni," ujar dia.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan pelantikan Syafruddin akan dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Syafruddin merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985. Sebelum menduduki jabatan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, dia pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tahun 2004.
Kinerja Syafruddin dianggap sangat baik sehingga diangkat sebagai Kapolda Sumatera Utara di tahun 2009. Lalu, dia dipindahkan menjadi Kapolda Kalimantan Selatan tahun 2010, setelah itu Kepala Divisi Propam Mabes Polri tahun 2012
Berita Terkait
-
Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Laporan Keterangan Palsu di Sidang Hanya Bisa Lewat Hakim
-
Diperiksa Kamis Lusa, Kubu Roy Suryo Cs Siapkan Mantan Wakapolri Oegroseno Jadi Ahli Meringankan
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Eks Wakapolri Cium Aroma Kriminalisasi Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi: Tak Cukup Dilihat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus