Wakapolri Komjen (Pol) Syafruddin di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/6/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin memastikan bahwa ledakan yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Harimaau Kelurahan Maricaya, Makassar, Sulawesi Selatan, tadi malam, Minggu (11/9/2016) adalah karena tabung gas. Namun Polda Sulawesi Selatan dan Barat masih menyelidiki kasus tersebut.
"TKP (tempat kejadian perkara) kan toko distributor tabung gas, itu mungkin masalah penyimpanan, bisa salah suhu. Kini sedang diselidiki," kata Syafruddin saat ditemui usai Salat Idul Adha di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2016).
Dia mengatakan tidak ada korban jiwa meninggal dunia dalam ledakan tersebut. Namun beberapa orang mengalami luka-luka.
"Korban tiga orang luka-luka," ujar dia.
Syafruddin menjelaskan, penyelidikan sementara tidak ada unsur kelalaian yang menimbulkan ledakan di gudang tabung gas tersebut. Menurutnya ledakan itu murni kecelakaan.
"Tidak ada kelalaian, sampai saat ini murni kecelakaan. Tidak ada laporannya (unsur lalai)," tutur dia.
Sementara itu pasca ledakan, situasi di lokasi dan Makassar secara keseluruhan kondusif.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital