Suara.com - Penyakit pneumonia atau radang paru-paru yang diidap kandidat presiden AS Hillary Clinton terbongkar menyusul insiden ambruknya istri mantan presiden Bill Clinton ini saat mengikuti peringatan 11/9 di ground zero.
Kondisi ini bikin petinggi Partai Demokrat was-was. Donatur Demokrat Bill Bartman mengatakan hal ini bukan tak mungkin bakal berdampak kepada langkahnya duduk menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat.
Sebelumnya, kampanye lanjutan Huillary di negara bagian California yang mestinya dilakukan Jumat pekan lalu sudah ditunda. Apalagi, Hillary juga masih harus menjalani serangkaian kampanye di beberapa daerah lainnya.
"Donald Trump pasti akan mengusung konspirasi kesehatannya. Isu ini pasti akan dihembuskan," kata petinggi Demokrat Bud Jackson.
Kambuhnya penyakit Hillary diduga akibat ketatnya masa kampanye. Pola makan Hillary disebut bermasalah, belum lagu kurang tidur srta jadwal perjalan yang acapkali memicu stres.
"Turbulensi di waktu yang sangat pendek bisa menadi penyebabnya. Saya yakin, kedua kandidat (Hillary dan Trump). Mungkin akan lebih buruk lagu ke depannya," kata David Axelrod, mantan penasihat Presiden Barrack Obama. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!