Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Pasar Kebon Bawang yang terletak di Jalan Swasembada Barat XVI RT. 003 Rw. 014, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (13/9/2016) pagi.
Dalam kata sambutan, Ahok menyampaikan ketidakpuasannya dengan pasar yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah PD Dharma Jaya ini.
"Bangun pasar lambat. Sebetulnya kami tidak puas dengan pasar seperti ini, kami ingin pasar di atasnya ada rusun," kata Ahok di lokasi acara.
Ahok mengatakan, mencari lahan kosong di Jakarta semakin sulit. Karenanya lahan yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ahok menginginkan di atas pasar terdapat Rumah Susun Sederhana Sewa.
Padahal menurut Ahok, pasar Kebon Bawang yang baru saja diresmikan ini cukup besar. Luas lahannya 3.081 meter persegi, serta luas bangunan 2.806 meter persegi.
"Karena orang Jakarta susah punya rumah. (Kalau ada rusun) bisa sewa Rp5000 per hari, atau Rp450 ribu per bulan. Sebetulnya balik modal, kan dia dapat KJP naik bus gratis," kata Ahok.
Dikesempatan yang sama, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan akan ada sepuluh pasar yang dibangun oleh PD Pasar Jaya hingga akhir tahun 2016.
"Untuk 2017 ada 20 pasar rakyat. Pasar diharapkan dapat memperbaiki ekonomi kerakyatan dan memperdayakan ekonomi keluarga," kata Arief.
Diketahui, untuk bisa meresmikan pasar di Jakarta Utara, Ahok harus dijaga oleh puluhan personel kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja.
Di lokasi, belasan polisi berkeliling menggunakan sepeda motor, puluhan lainnya berjaga di sekeliling pasar menggunakan tameng dan pentungan. Sementara puluhan Satpol PP berjaga tak jauh dari posisi Ahok meresmikan pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara