Suara.com - Arcandra Tahar masih diwacanakan akan diangkat kembali sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Wacana itu muncul setelah pemerintah memperlihatkan upaya yang maksimal untuk mengembalikan status kewarganegaraan (WNI) Arcandra.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS, Fahri Hamzah mengatakan bahwa pengistimewaan pemerintah terhadap Arcandra harus berlaku pula untuk orang lain yang punya permasalahan sama.
"Apa yang terjadi terhadap Arcandra, harus bisa berlaku dan wajib berlaku terhadap warga lain. Kalau ada perbedaan, (itu) artinya ada keistimewaan," kata Fahri di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2016).
Fahri mengingatkan bahwa semua orang memiliki hak yang sama di mata hukum. Oleh sebab itu, tidak dibenarkan ada perlakuan khusus tanpa mengikuti dasar hukum. Dia menegaskan bahwa hukum berlaku untuk semua, tanpa ada diskriminasi.
"Diaspora (warga Indonesia di luar negeri) semacam Arcandra kan ada banyak," ujar Fahri pula.
Fahri menilai, pengistimewaan terhadap satu orang akan menjadi sikap yang tidak etis. Lebih jauh, menurut dia, apabila Presiden hanya mendasarkan kebijakan terkait itu pada "rasa", maka hal itu akan menjadi politis.
"Kalau soal rasa, terus terang kita akan menilai. Yang penting hukum jangan ditabrak. Soal rasa itu politik, soal hukum itu umum," tegas Fahri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan
-
Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi
-
Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI
-
Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang
-
Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi
-
Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden
-
DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak
-
Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!