Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio menilai khotbah bermuatan politik Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais sah saja. Dalam khotbah itu, Amien mengajak pendengar ceramah tidak pilih calon gubernur yang sering menggusur.
Dia tidak langsug menyebut nama calon petahana Pilgub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Menurut Eko, selama khotbah informatif, tidak masalah.
"Kan itu dalam kondisi di khotib dan selama itu menginformasikan apa adanya, sah -sah saja," ujar Eko usai jumpa pers di Kantor Komando, Jalan Cipinang Indah Raya, Jakarta, Selasa (13/9/2016).
Eko mengatakan PAN tidak mendukung Ahok.
"PAN sepakat tidak ada pemikiran sedikit pun, sejengkal pun mendukung petahana Basuki, sudah selesai urusan Ahok, jadi tidak ada mensupport Ahok," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Amien Rais menjadi berceramah di Masjid Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9/2016). Ceramah itu diberikan saat salat Idul Adha.
Dalam ceramah, Amien gamblang mengajak waga Jakarta tidak memilih gubernur yang sering menggusur dan pro pemodal. Amien tidak secara langsung mengajak tidak memilih Basuki Tjahaja Purnama yang mencalonkan diri kembali menjadi gubernur 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS