Suara.com - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi mengatakan, dalam hitungannya, akan ada tiga poros dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Salah satu poros tersebut adalah pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Dan sudah saya kalkulasikan dari survei kami, paling banyak ada tiga kandidat, termasuk Bung Ahok," kata Fayakhun di Gedung DPR RI, Selasa (13/9/2016).
Namun begitu, Fayakhun mengakui belum bisa memastikan apa saja ketiga poros itu. Sebab menurutnya, pembentukan poros ini antara lain masih menunggu keputusan PDI Perjuangan (PDIP) dalam menentukan pilihannya.
"Sekarang apakah mereka mengerucut (atau) apa, saya belum bisa membayangkan. Karena kita selalu berkomunikasi. Saya komunikasi dengan petinggi partai lain. Bahasa mereka, 'Wah belum nemu, belum mengkristal.' Jadi kita tunggu saja," tuturnya.
Saat ini, diketahui setidaknya ada tiga poros yang mulai menampakkan diri, yaitu Yusril Ihza Mahendra-Saefullah yang disebut didukung oleh Demokrat-PPP-PKB-PAN, serta Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera yang disebut telah didukung Gerindra-PKS. Selain itu tentu saja Ahok yang sudah didukung Nasdem-Hanura-Golkar.
Menurut Fayakhun, semakin banyak kandidat, maka pertarungan dalam Pilkada ini akan semakin baik. Dia pun meminta kepada semua kalangan untuk menanggapi positif setiap tokoh yang akan maju, serta bukan malah mengolok-oloknya.
"Nah, saya mengajak tokoh masyarakat di Jakarta untuk menghadapi Pilgub mempunyai sikap yang sama dengan kami. Siapa pun yang maju, kita sambut dengan positif. Masyarakat nggak perlu lagi dikompor-komporin," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim