Suara.com - Aleix Espargaro memprediksi rekan setimnya di Suzuki, Maverick Vinales, akan mampu kalahkan Valentino Rossi saat keduanya bertandem di Yamaha musim depan.
Seperti diketahui, musim depan Vinales akan ke Yamaha menggantikan Jorge Lorenzo yang memutuskan mencari tantangan baru di Ducati, berduet dengan Andrea Dovizioso.
Sementara, Espargaro akan hijrah ke Aprilia bersama Sam Lowes. Suzuki sendiri musim depan diperkuat Andrea Iannone, bertandem dengan Alex Rins.
"Maverick sangat bertalenta dan masih muda. Selain Marc (Marquez), pebalap lainnya lebih tua, dan itulah yang membuat mereka berpikir dua kali tentang hal-hal tertentu, ketika Maverick tidak ragu untuk mencetak seperseribu detik," kata Espargaro.
"Mentalitaslah yang membuat Marc sukses dan itu pulalah yang membuat Maverick bisa menang. Saya bisa melihat Maverick akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia (tahun depan)."
"Dia memang masih harus banyak belajar lagi, seperti bagaimana mengendarai motor untuk memimpin perlombaan dan menang. Apa yang telah dilakukannya tahun ini luar biasa, tapi ketika dia memiliki motor untuk juara, maka dia akan sulit dikalahkan. Saya pikir tahun depan dia akan finis di depan Rossi," pungkas Espargaro.
Pada seri 13 di Sirkuit Misano, San Marino, pekan lalu, Espargaro sempat terlibat konflik dengan Rossi. Juara dunia sembilan kali itu menuding Espargaro telah menghalang-halanginya sesaat setelah latihan bebas kedua dimulai, Jumat (9/9/2016).
Atas insiden ini, pebalap asal Spanyol itu membantah telah sengaja mengganggu catatan waktu yang coba dicetak Rossi. Rossi sendiri menyebut hal itu bukanlah yang pertama kali dilakukan Espargaro, melainkan sudah yang kedua setelah yang pertama di Austria lalu. (Bike Sport News)
Berita Terkait
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi