Suara.com - Penampilan musisi legendaris asal Jawa Barat, Armand Maulana, yang membawakan lagu "Berjaya di Tanah Legenda" menjadi pemungkas rangkaian pesta upacara pembukaan PON XIX/2016 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Sabtu (17/9/2016).
Vokalis band terkemuka Indonesia, GIGI, itu didaulat membawakan lagu tema PON Jabar itu. Lirik lagu ditulis budayawan Jabar Eddy D Iskandar dan aransemennya digarap Dwiki Dharmawan.
Aksi panggung Armand yang tampil seusai penyulutan kalderon PON XIX/2016 oleh atlet karate cilik berprestasi internasional, Lala Diah Pitaloka menjadi penegas semangat dan tema besar PON XIX/2016 untuk berprestasi dan menjadi legenda olahraga baru.
Berikut lirik lagu tema PON XIX/2016, "Berjaya di Tanah Legenda" : Ayo pacu semangatmu. Ayo yakinkan tekadmu. Jadilah nomor satu. Yo ayo yo, jadilah juara Yo ayo yo, jadilah legenda. Dikenang sepanjang masa. Berjaya di Tanah Legenda Yo ayo yo, Berjaya di Tanah Legenda.
Sementara itu, upacara pembukaan PON 2016 sendiri secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Tak banyak waktu yang dihabiskan Jokowi dalam pidato sambutannya.
Mantan wali kota Solo, Jawa Tengah, ini hanya menyampaikan pidatonya kurang lebih selama empat menit.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa kompetisi harus dimulai dari kampung, desa, kecamatan, kabupaten kota, dan seluruh provinsi yang ada di Indonesia. (Antara)
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!