Suara.com - Sebuah panci presto yang dimodifikasi sedemikian rupa dan diduga sebagai bahan peledak ditemukan di sebuah tempat berjarak empat blok dari lokasi ledakan di Chelsea, New York, Sabtu (17/9/2016) malam. Terdapat kabel yang terhubung dengan ponsel pada panci presto tersebut.
Panci presto mencurigakan itu ditemukan oleh polisi yang menyisir kawasan jalan West 27th, empat blok jauhnya dari lokasi ledakan di West 23rd, demikian dilansir USA Today. "Perangkat mencurigakan di West 27 street di Chelsea sudah diamankan oleh regu bom NYPD," kicau Departemen Kepolisian New York di Twitter.
CNN, mengutip keterangan sumber kepolisian, melaporkan pula penemuan secarik kertas berisi tulisan tak jauh dari lokasi penemuan panci. Warga yang bermukim di sekitar lokasi diminta waspada dan menjauhi jendela saat panci presto itu ditemukan.
Panci presto berisi bahan peledak pernah dipakai Tsarnaev bersaudara dalam serangan bom Maraton Boston, Massachussetts tahun 2013 lalu. Tiga orang tewas, sementara lebih dari 260 lainnya terluka saat itu.
Hingga berita ini diturunkan, ledakan yang terjadi di Chelsea dan melukai 29 orang masih dalam penyelidikan. Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan, ada unsur kesengajaan dalam insiden ini namun, ia menegaskan, bukti-bukti yang ada belum menunjukkan kaitan insiden ini dengan tindak terorisme.
"Tidak ada ancaman yang spesifik dan kredibel terhadap Kota New York hingga kini dari organisasi teror manapun," kata de Blasio.
De Blasio juga mengatakan, penyidik belum menemukan kaitan insiden ini dengan ledakan bom pipa, Sabtu pagi, di Seaside Park, New Jersey. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam ledakan tersebut. Bom pipa tersebut dimasukkan dalam sebuah tong sampah di sepanjang rute lari santai yang digelar di kawasan itu. (Reuters)
Berita Terkait
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Tiket Mahal? Central Park Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Gratis!
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak