Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan mengevaluasi penyelenggaraan Pekan Olahgara Nasional di Bandung, Jawa Barat, menyusul kericuhan yang terjadi di tengah acara.
"Masalah ini akan kami evaluasi besar-besaran," kata Imam kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/9/2016).
Menpora akan mengumpulkan stakeholder, yakni Pengurus Besar PON, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pangdam Siliwangi, dan KONI. Imam mengatakan perlu mengurai terlebih dahulu pokok permasalahannya.
"Sejauh apa penanganan dan apa akar masalahnya sehingga muncul banyak permasalahan," ujar dia.
Imam mendapatkan laporan terjadi kericuhan dan ancaman boikot dari peserta PON, seperti di cabang Polo Air. Dia menduga kericuhan terjadi karena kurangnya koordinasi.
"Mungkin perekrutan atlet atau wasit. Ini semua akan kami bedah besok di Bandung," tutur dia.
Dia berharap kasus seperti itu tidak terulang kemudian hari. Maka itu, dia memperingatkan KONI sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk memperbaiki.
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus