Suara.com - Kawasan lereng Pegunungan Menoreh di Desa Majaksingi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu malam (24/9/2016) terjadi longsor di tiga titik.
Berdasarkan pantauan di Magelang, Minggu (25/9/2016), ketiga titik longsor tersebut yakni Bukit Parangkudo, TPA Kanan, dan wilayah Dusun Wonokriyo.
Longsor terparah ada di titik Bukit Parangkudo, tebing setinggi delapan meter dan lebar empat meter longsor dan menutup akses jalan dari Jagalan menuju Suroloyo.
Material longsor menutup jalan sepanjang 20 meter dengan ketebalan dua hingga 2,5 meter dan lebar enam meter.
Material longsor sempat mengenai seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas.
Korban bernama Suratman (25), warga Dusun Ngambar, Desa. Sidoarjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo.
"Korban mengalami luka ringan di kaki kiri," kata Kadus Wonokriyo Sutarjo (56).
Wonokriyo mengatakan, sepeda motor tertimpa material longsoran namun sudah berhasil dievakuasi.
Ia menambahkan, longsor dipicu hujan deras sejak Sabtu siang hingga malam. Longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dan berlangsung beberapa kali.
Puluhan sukarelawan Sigap Merapi, JME dan warga Desa Wonokriyo serta TRC BPBD Kabupaten Magelang bekerja bakti menyingkirkan material longsor. Mereka bekerja bakti menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara