Suara.com - Marc Marquez, pembalap MotoGP Honda, mengatakan ia memang harus menghentikan Valentino Rossi, rival utamanya dari tim Yamaha, dalam balapan di Aragon, Spanyol untuk memastikan gelar pada musim 2016 ini.
Di Aragon Marquez memang berhasil merebut podium pertama setelah berhasil menaklukan Rossi dalam balapan dramatis di kandangnya sendiri. Rossi, asal Italia, hanya berhasil finish di urutan ketiga kalah dari rekan setim, Jorge Lorenzo yang merebut podium kedua.
Kini Marquez semakin kokoh di puncak klasemen sementara, unggul 52 poin di atas Rossi yang berada di urutan kedua. Dengan hanya empat balapan tersisa, Marquez tampaknya kian dekat dengan gelar juara MotoGP ketiganya.
"Kemenangan ini sangat penting," kata Marquez usai balapan yang berlangsung Minggu (25/9/2016).
"Ini penting, karena pembalap di urutan kedua, dalam hal ini Valentino, mengejar saya setahap demi setahap dan sangat penting untuk menghentikannya. Jika tidak, mentalitasnya akan terus naik sementara kami akan semakin goyah. Tetapi setelah kemenangan ini, saya kembali percaya diri dengan motor saya," jelas pembalap 23 tahun itu.
"Saya menantikan balapan ini karena dalam kalender saya, ini adalah balapan yang harus dimenangkan dan semuanya berjalan sesuai rencana," imbuh dia.
Kini, jelang tiga balapan di Asia Marquez mengatakan dirinya tak berharap merebut poin penuh dan bahkan mengaku hanya berharap bisa berhasil mencapai garis finish.
Mulai 16 Oktober mendatang para pembalap MotoGP akan melangsungkan balapan di Asia, mulai dari Jepang, kemudiang Australia pada 23 Oktober, dan Malaysia pada 30 Oktober. Partai terakhir akan digelar di Valencia, Spanyol pada 13 November.
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026 Malam Ini: Jorge Martin Pole, Veda Ega Bakal Tancap Gas di Moto3
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang
-
Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi
-
6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah
-
Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner
-
Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR
-
Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia
-
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta
-
Ter Stegen Geser Maarten Paes sebagai Kiper Nomor 1, Fans Ajax Kasih Reaksi Mengejutkan
-
Review Dust Bunny: Sajikan Horor Gothic dan Aksi Menegangkan yang Sempurna!
-
Warga Gagalkan Rencana Tawuran di Depok, 3 Remaja Bawa Celurit Diamankan