Suara.com - Bakal calon wakil gubernur Jakarta dari Partai Gerindra dan PKS, Sandiaga Uno berbicara banyak dengan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta. Di sana, Sandiaga menghadiri acara Anugerah Jurnalistik M. H. Thamrin - PWI Jakarta ke-42.
"Kita bicara banyak hal, kita bicara banyak kemajuan yang dilakukan teman-teman pers. Judul-judulnya banyak yang mengkritik, tapi yang menang malah judul-judul yang mengkritik. Ini adalah bentuk kebebasan dan kemerdekaan pers," ujar Sandiaga, Senin (26/9/2016).
Bila terpilih menjadi wakil gubernur DKI di Pilkada Jakarta 2017, Sandiaga yang akan berpasangan dengan Anies Baswedan ini mengatakan akan membangun Jakarta jauh lebih baik, dan menjadikan kritik masyarakat sebagai masukan.
"Kalau karya itu bagus ya pasti akan diapresiasi. Kedepannya mungkin, kita harus biasa melihat membangun di DKI ini harus terbuka. Kalau kritikannya bagus ya harus kita apresiasi," kata Sandiaga.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menuturkan bisa terpilih sebagai bakal cawagub DKI karena peran media. Sehingga banyak partai politik memberikan kepercayaan untuk melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Saya tidak akan mungkin berada di posisi ini, tanpa bantuan teman-teman jurnalis dan karya jurnalistik yang baik. Saya mengapresiasi karya jurnalistik yang semakin hari semakin baik," kata dia.
"Ini merupakan suatu pilar pembangunan Indonesia. Pers merupakan pilar yang sangat penting untuk menambah nilai karena pembangunan kita juga harus mencerdaskan bangsa," lanjut Sandiaga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan