Ketua relawan pendukung Sandiaga Uno, Indra Cahaya Uno [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Ketua relawan pendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Indra Cahaya Uno, meyakini pasangan raihan suara di pilkada Jakarta 15 Februari 2017 nanti mengungguli perolehan suara pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
"Pasangan Anies dan Sandiaga mengedepankan kesejahteraan yang dapat diterima sesuai norma-norma orang timur," ujar Indra kepada Suara.com di posko pemenangan Sandiaga Uno di Jalan Melawai, nomor 16, Blok M, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Sosok Anies, katanya, merupakan magnet kuat bagi calon pemilih. Anies, katanya, akan mengedepankan pembentukan dan pelestarian budaya Jakarta dan pendidikan.
"Sementara Sandiaga lebih ke ekonomi dan permasalahan jangka pendek. Dimana keduanya saling melegkapi," katanya.
Menurutnya modal program yang dimiliki pasangan Anies dan Sandiaga baik.
"Kami tahu bahwa isu utama dari warga DKI Jakarta bukanlah yang selama ini Pemda DKI fokuskan, tapi isu utama itu yang paling berpengalaman adalah pasangan Anies dan Sandiaga. Ini sudah dibuktikan dengan banyaknya lapangan kerja di karir mereka masing-masing di bidangnya. Ini menjadi kekuatan mereka," kata Indra.
Anies dan Sandiaga, katanya, memiliki latar disiplin yang saling mendukung. Anies dikenal baik di dunia kampus, dia juga seorang mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaaan. Sementara Sandiaga berpengalaman di bidang ekonomi.
"Kami yakin pasangan Sandiaga dan Anies bisa mensejahterakan warga DKI Jakarta seluruh lapisan. Kami yakin, mereka bisa berkompetitif dan memberikan solusi yang dilihat dari rekam jejaknya," kata dia.
"Pasangan Anies dan Sandiaga mengedepankan kesejahteraan yang dapat diterima sesuai norma-norma orang timur," ujar Indra kepada Suara.com di posko pemenangan Sandiaga Uno di Jalan Melawai, nomor 16, Blok M, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Sosok Anies, katanya, merupakan magnet kuat bagi calon pemilih. Anies, katanya, akan mengedepankan pembentukan dan pelestarian budaya Jakarta dan pendidikan.
"Sementara Sandiaga lebih ke ekonomi dan permasalahan jangka pendek. Dimana keduanya saling melegkapi," katanya.
Menurutnya modal program yang dimiliki pasangan Anies dan Sandiaga baik.
"Kami tahu bahwa isu utama dari warga DKI Jakarta bukanlah yang selama ini Pemda DKI fokuskan, tapi isu utama itu yang paling berpengalaman adalah pasangan Anies dan Sandiaga. Ini sudah dibuktikan dengan banyaknya lapangan kerja di karir mereka masing-masing di bidangnya. Ini menjadi kekuatan mereka," kata Indra.
Anies dan Sandiaga, katanya, memiliki latar disiplin yang saling mendukung. Anies dikenal baik di dunia kampus, dia juga seorang mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaaan. Sementara Sandiaga berpengalaman di bidang ekonomi.
"Kami yakin pasangan Sandiaga dan Anies bisa mensejahterakan warga DKI Jakarta seluruh lapisan. Kami yakin, mereka bisa berkompetitif dan memberikan solusi yang dilihat dari rekam jejaknya," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF