Dewan Pembina Komunitas Jakarta Tersenyum Kawendra Lukistian [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Relawan Sandiaga Uno yang tergabung dalam Komunitas Jakarta Tersenyum sedang konsolidasi dengan relawan Anies Baswedan untuk persiapan mengikuti pilkada Jakarta periode 2017-2022. Anies dan Sandiaga maju menjadi calon gubernur dan wakil gubernur dengan diusung Partai Gerindra dan PKS.
"Kami terus melakukan koordinasi, konsolidasi. Kami menyeiramakan pergerakan kami koordinasi dengan tim Anies," ujar Dewan Pembina Komunitas Jakarta Tersenyum Kawendra Lukistian kepada Suara.com di Posko Sandiaga Uno di Jalan Melawai nomor 16, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2016).
Kawendra menyebutkan salah satu strategi mengkampanyekan Anies-Sandiaga yaitu menonjolkan mereka sebagai tokoh enterpreneur.
Kawendara menilai pasangan ini memiliki modal cukup untuk berkompetisi di pilkada menghadapi petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, kemudian pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
"Bang Sandi dan Pak Anies adalah pasangan yang bisa bersinergi bukan hanya memiliki tujuan membangun fisiknya saja tapi membangun jiwa masyarakat Jakarta," katanya.
Kawendra meyakini pasangan Sandiaga dan Anies bisa meraih suara terbanyak di pilkada nanti 15 Februari 2017.
"Kita yakin keduanya punya rekam jejak di bidang pendidikan dan ekonomi yang bisa mengalahkan calon lainnya termasuk calon petahana. Kita akan hadirkan Jakarta lebih manusiawi. Bang Sandiaga dan Pak Anies sudah jelas rekam jejaknya dibidang ekonomi dan pendidikan," katanya.
Sama juga dengan tim sukses dua pasangan calon lainnya. Saat ini, mereka tengah bergerilya ke masyarakat untuk mendapatkan dukungan.
"Kami terus melakukan koordinasi, konsolidasi. Kami menyeiramakan pergerakan kami koordinasi dengan tim Anies," ujar Dewan Pembina Komunitas Jakarta Tersenyum Kawendra Lukistian kepada Suara.com di Posko Sandiaga Uno di Jalan Melawai nomor 16, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2016).
Kawendra menyebutkan salah satu strategi mengkampanyekan Anies-Sandiaga yaitu menonjolkan mereka sebagai tokoh enterpreneur.
Kawendara menilai pasangan ini memiliki modal cukup untuk berkompetisi di pilkada menghadapi petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, kemudian pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
"Bang Sandi dan Pak Anies adalah pasangan yang bisa bersinergi bukan hanya memiliki tujuan membangun fisiknya saja tapi membangun jiwa masyarakat Jakarta," katanya.
Kawendra meyakini pasangan Sandiaga dan Anies bisa meraih suara terbanyak di pilkada nanti 15 Februari 2017.
"Kita yakin keduanya punya rekam jejak di bidang pendidikan dan ekonomi yang bisa mengalahkan calon lainnya termasuk calon petahana. Kita akan hadirkan Jakarta lebih manusiawi. Bang Sandiaga dan Pak Anies sudah jelas rekam jejaknya dibidang ekonomi dan pendidikan," katanya.
Sama juga dengan tim sukses dua pasangan calon lainnya. Saat ini, mereka tengah bergerilya ke masyarakat untuk mendapatkan dukungan.
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan