Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan politikus Demokrat Ruhut Sitompul sudah tidak dianggap oleh partai berlambang bintang mercy ini.
Hal itu karena Ruhut berbeda sikap dengan Partai Demokrat pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Partai Demokrat mendukung Agus Harimurti Yudhoyono, sedangkan Ruhut mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta.
"Intinya, Partai Demokrat tidak menganggap lagi si Ruhut Sitompul ini," kata Syarief sat dihubungi, Kamis (29/9/2016).
Menurut Syarief, kelakuan Ruhut sudah jauh dari etika dan kesopanan Partai Demokrat. Apalagi, Ruhut menyindir Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai tukang parkir.
"Masyarakat bisa menilai bagaimana kepribadiannya dan prilakunya yang jauh dari etika dan kesopanan Partai Demokrat," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan