Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan politikus Demokrat Ruhut Sitompul sudah tidak dianggap oleh partai berlambang bintang mercy ini.
Hal itu karena Ruhut berbeda sikap dengan Partai Demokrat pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Partai Demokrat mendukung Agus Harimurti Yudhoyono, sedangkan Ruhut mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta.
"Intinya, Partai Demokrat tidak menganggap lagi si Ruhut Sitompul ini," kata Syarief sat dihubungi, Kamis (29/9/2016).
Menurut Syarief, kelakuan Ruhut sudah jauh dari etika dan kesopanan Partai Demokrat. Apalagi, Ruhut menyindir Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai tukang parkir.
"Masyarakat bisa menilai bagaimana kepribadiannya dan prilakunya yang jauh dari etika dan kesopanan Partai Demokrat," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi