Suara.com - Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan Administrasi Perhimpunan Pos Dunia atau Council of Administration (CA) Universal Postal Union (UPU).
Pemilihan dilaksanakan saat Kongres UPU ke-26 di Istanbul, Turki, Kamis (6/10/2016), seperti dilaporkan Antara.
Indonesia memperoleh suara terbanyak ke-6 dari 10 negara Kelompok IV dari kawasan Asia Selatan dan Oceania, yaitu Jepang, RRT, Malaysia, Australia, Korsel, Indonesia, Uni Emirat Arab, Vietnam, Iran, dan Pakistan, demikian keterangan Konjen RI di Istanbul kepada Antara London, Jumat (7/10).
Ketua Delegasi Indonesia, Basuki Yusuf Iskandar, mengatakan terpilihnya kembali Indonesia di CA - UPU untuk periode 2017-2020 merupakan bukti kepercayaan dunia internasional atas peran aktif Indonesia selama ini dalam perkembangan layanan pos global.
Basuki Yusuf menjelaskan keanggotaan Indonesia di CA - UPU memiliki arti strategis bagi kepentingan nasional karena tidak hanya mendorong peningkatan pembangunan konektivitas setiap daerah di Indonesia melalui layanan pos, tapi juga memberikan kesempatan bagi Indonesia dalam menentukan arah dan rencana strategis perkembangan pos global terutama dalam masa transisi menuju layanan pos yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT).
Selain itu, keanggotaan Indonesia di UPU juga digunakan untuk memperjuangkan reformasi organisasi menuju UPU yang lebih efisien, efektif, dan tanggap atas dinamika perposan dunia berkembang pesat bekerja sama dengan ICT.
2012 Keanggotaan Indonesia terakhir kali di CA adalah di tahun 2012 karena sesuai aturan UPU, negara yang menjabat dua periode keanggotaan tidak dapat dipilih kembali untuk periode empat tahun berikutnya.
Kongres UPU ke-26 berlangsung dari tanggal 20 September-7 Oktober.
Delegasi Indonesia dipimpin Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, didampingi perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Luar Negeri, PT Pos Indonesia, KBRI Ankara dan KJRI Istanbul.
Selain memilih anggota CA-UPU, Kongres ke-26 UPU juga memilih 40 anggota POC-UPU periode 2017-2020, Direktur Jenderal, dan Deputi Direktur Jenderal UPU periode 2017-2020. Petahana Dirjen Bishar Abdirahman Hussein dari Kenya dan petahana Deputi Dirjen Pascal Clivaz dari Swiss secara konsensus terpilih kembali menjalankan mandat empat tahun keduanya.
UPU berkantor pusat di Bern, Swiss, yang beranggotakan 192 negara. UPU ditetapkan sebagai badan khusus PBB yang menangani bidang pos pada 1 Juli 1948.
UPU merupakan forum utama bagi bertemunya negara anggota dan penyelenggara layanan pos (Postal Designated Operator) seluruh dunia guna merumuskan dan menetapkan peraturan pos internasional mencakup administrasi pos, operasional/tata laksana pos internasional, serta produk dan jasa layanan pos.
UPU juga menyediakan bantuan teknis kepada negara anggotanya dalam mengembangkan sektor pos memiliki dua dewan utama yaitu Council of Administration (CA) dan Postal Operations Council (POC).
CA merupakan dewan bertugas mengawasi jalannya pelaksanaan rencana-rencana strategis dan fungsi-fungsi dalam UPU, yang mencakup urusan regulasi, administrasi, legislasi, dan aspek-aspek legal.
Indonesia telah delapan kali menjadi anggota CA sejak tahun 1952-1957 hingga 2008-2012. Sedangkan POC merupakan dewan yang menangani urusan teknis maupun operasional layanan pos. Di POC, Indonesia menjadi anggota aktif selama kurun waktu 1957-1999 dan 2008-2012.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
KPK Periksa Istri Suhardiman Amby, Sekda hingga Anggota DPRD Kuansing
-
8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026
-
Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon
-
Bedak untuk Kulit Sawo Matang dan Berminyak, 5 Pilihan yang Bikin Wajah Tetap Matte Seharian
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
-
Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja