Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan meski tersangka Mutmainah (29) merupakan istri anggota Polda Metro Jaya, Aipda Denny Siregar, penyidik tetap menangani kasus secara netral. Mutmainah merupakan tersangka kasus pembunuhan terhadap anak sendiri, Arjuna (1).
"Ini kan proses pro justicia. Pasti akan diproses, pasti, jangan khawatir untuk itu. Perlakukan hukum semua sama. Kita sudah buktikan tidak pilih kasih," kata Awi di Polda Metro Jaya, Jumat (7/10/2016).
Awi berharap anggota keluarga pasangan suami istri itu memberikan semua informasi kepada penyidik, terutama mengenai masalah Mutmainah.
"Kami sampaikan, kami imbau sampaikan saja kepada polisi. Informasi sekecil apapun silakan sampaikan," kata dia.
Pernyataan Awi menyusul kabar yang menyebutkan keluarga Mutmainah memiliki rekaman video yang berisi pengakuan Mutmainah. Dari situ ada dugaan Denny ikut menyebabkan istrinya melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap Arjuna.
Namun, Awi tak langsung mempercayai video tersebut.
"Memfitnah orang, kan bahaya. Sampaikan saja kepada polisi. Kalau ada masalah keluarga, selesaikanlah secara keluarga. Kasus pembunuhannya akan kita proses, kita ungkap," kata dia.
Kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Arjuna terjadi di rumah kontrakan Jalan Jaya 24, Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Tangerang Barat, Jakarta Barat, pada Minggu (30/9/2016) malam. Selain itu, Mutmainah juga melakukan penganiayaan terhadap anak pertamanya, Callista, yang berumur dua tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual