Suara.com - Kurnia Dwi Wahyuni (17), mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang hanyut di Sungai Segoro, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan pada Senin (10/10/2016). Namun sayangnya ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Juru bicara Basarnas Jawa Tengah Kantor SAR Semarang Maulana Affandi mengatakan, korban ditemukan warga di aliran sungai di sekitar Kalipancur, Ngaliyan, Semarang.
"Ditemukan sekitar enam sampai tujuh kilometer dari lokasi hanyutnya korban," katanya.
Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Dr.Kariadi Semarang.
Petugas gabungan SAR sebelumnya melakukan pencarian di sepanjang Sungai Segoro yang bermuara di Kanal Banjir Barat Semarang.
Butuh waktu lebih dari sehari sebelum akhirnya korban terakhir hanyut di Sungai Segoro ini ditemukan.
Sebelumnya diberitakan, tiga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) dilaporkan hanyut di Sungai Segoro, Gunungpati, Kota Semarang, ketika menggelar kegiatan prapendidikan dasar di sungai tersebut, Minggu (9/10/2016).
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Agus Haryono mengatakan kejadian itu bermula ketika sekitar 29 mahasiswa Unnes menggelar kegiatan luar ruang di Sungai Segoro.
Saat kegiatan dilaksanakan, kata dia, wilayah Kota Semarang dan sekitarnya sedang diguyur hujan. Sekitar pukul 15.10 WIB, lanjut dia, air bah tiba-tiba menerjang aliran sungai tempat kegiatan para mahasiswa tersebut.
"Tiga mahasiswa tidak berhasil meloloskan diri hingga kemudian hanyut," katanya.
Ketiga mahasiswa yang hanyut tersebut masing-masing Dian Candra, Kurnia Dwi, dan Aditya Rafalino. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat