Suara.com - Pengacara tersangka Irman Gusman, Razman Arif Nasution, menyayangkan sikap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi yang tetap memanggil Irman, meski sedang sakit. Razman meminta KPK siap bertanggungjawab jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan dengan bekas ketua DPD itu.
"Kalau terjadi apa-apa dengan Pak Irman, KPK harus bertanggung jawab. Saya mohon pimpinan KPK bertanggungjawab," kata Razman di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
Razman mengatakan jadwal hari ini seharusnya Irman menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto. Dokter, katanya, sudah meminta Irman untuk berpuasa karena akan menjalani operasi pada Rabu (12/10/2016) besok.
Razman mengatakan rencananya, besok, dokter akan memasang ring di jantung Irman.
"Pada saat telpon saya Pak Kristian bilang untuk diperiksa kesehatannya, tapi faktanya dia diperiksa untuk di BAP, makanya saya berdebat dengan Pak Kristian, jadinya nggak jadi diperiksa hari ini," kata Razman.
Lebih jauh, Razman mengatakan sebagai lembaga penegak hukum seharusnya KPK menghargai gugatan praperadilan yang diajukan Irman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Kami sangat menyesalkan pemanggilan Pak Irman siang hari ini. Kita ini negara hukum, KKK mohon maaf bukan milik orang per orang, jadi Pak Irman ini sedang melakukan praperadilan, sidang tanggal 18 Oktober, kedua sedang didiagnosa harus menjalani operasi yang serius," kata Razman.
Tag
Berita Terkait
-
KPU Tetapkan Hasil PSU DPD RI Sumbar: Eks Koruptor Irman Gusman Lolos ke Senayan
-
KPU Umumkan DCT DPD RI untuk PSU di Dapil Sumbar, Ada Nama Irman Gusman
-
Sosok Irman Gusman, Eks Napi Korupsi yang Dapat Kado dari MK Pemungutan Suara Pileg Ulang DPD Sumbar
-
Demi Gaji Segini, Irman Usman Gigih Tuntut MK sampai Dikabulkan Pemungutan Ulang DPD RI Sumbar
-
Gugatan Dikabulkan: Irman Gusman Wajib Jujur Pernah jadi Napi, MK Perintahkan KPU Gelar PSU di Sumbar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot
-
BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo
-
Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK
-
Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo
-
Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Program MBG
-
DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran dengan BGN, Ada Apa?
-
Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!