Suara.com - Nama Irman Gusman kembali menarik perhatian usai mantan ketua DPD RI ini memenangkan tuntutan pemungutan suara ulang Pileg DPD RI tahun 2024 di daerah pilihnya, Sumatera Barat.
Hal tersebut cukup banyak menimbulkan pro kontra karena sebelumnya Irman Usman sempat terjerat dalam kasus suap.
Profil Irman Gusman
Lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, Irman Gusman menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia (UKI). Saat kuliah, ia juga menjabat sebagai ketua Senat Mahasiswa.
Tak berhenti sampai di situ, ia melanjutkan pendidikan untuk mengejar gelar Master of Business Administration dari Graduate School of Business di University of Bridgeport.
Irman Gusman adalah salah satu tokoh politik utama era pasca-Soeharto. Bersama Ginandjar Kartasasmita dan rekan-rekannya, Gusman terlibat dalam pembentukan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), sistem keseimbangan baru dalam sistem pemerintahan nasional.
Irman memulai karir politiknya pada tahun 1999 sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), mewakili Sumatera Barat.
Pada 2004, dia terpilih sebagai anggota DPD yang baru dibentuk, mewakili Sumatera Barat, dan menjadi wakil ketua DPD dengan Ginandjar Kartasasmita sebagai ketuanya.
Irman terpilih sebagai ketua DPD pada 2 Oktober 2009 dan memulai masa jabatan keduanya pada 2 Oktober 2014.
Sayangnya, pada 5 Oktober 2016, Irman secara resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua setelah penangkapannya yang kontroversial karena diduga menerima suap
Perjalanan Karier Irman Gusman
Irman Gusman, mantan Ketua DPD RI, memiliki perjalanan hukum yang menarik. Dia terlibat dalam kasus korupsi suap sebesar Rp100 juta dari CV Semesta Berjaya pada tahun 2016.
Awalnya, ia divonis penjara selama 7 tahun tahun serta pencabutan hak politik selama 3 tahun. Namun, setelah melalui berbagai upaya, ia bisa meringankan hukumannya selama 3,5 tahun sehingga bebas pada 26 September 2019.
Setelah bebas dari hukuman korupsi yang menjeratnya, Irman Gusman kembali mencalonkan diri dalam Pileg DPD RI tahun 2024. Namun, namanya ternyata dicoret oleh KPU.
Mengetahui hal tersebut, Irman Gusman pun kembali menyatakan keberatan. Ia pun menuntut pemungutan suara ulang di daerah pilihnya. Namun, hal tersebut tidak digubris oleh KPU.
Tak berhenti di situ, Irman Gusman pun mengajukan permohonan pada Mahkamah Konstitusi (MK). Lalu, siapa sangka jika permohonan tersebut dikabulkan.
Putusan untuk pemilihan ulang tersebut tertuang dalam surat nomor 03-03/PHPU.DPD-XXII/2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Krisis Iklim Ubah Cara Hidup Anak Muda, Sejauh Mana Mereka Dilibatkan Dalam Mitigasi?
-
Sensasi Healing di Kota Kreatif Bali, Coba Ragam Aktivitas Taman sampai Gerbang Futuristik
-
7 Manfaat Bedak Dingin untuk Wajah, Rahasia Kulit Kulit Mulus Wanita Indonesia Zaman Dulu
-
Apa Manfaat Squalane untuk Wajah? Ini 3 Moisturizer-nya yang Banyak Dicari
-
5 Larangan bagi Orang yang Berkurban, Salah Satunya Dilarang Memotong Kuku!
-
6 Bisnis dan Karier yang Diprediksi Hoki Menurut Feng Shui di Tahun Kuda Api 2026
-
Pengumuman SNBT 2026 Jam Berapa? Ini 15 Link Alternatif untuk Cek Hasilnya
-
Dari Rutinitas Mandi Jadi Perawatan Kulit, Alpha Arbutin Disebut Efektif Cerahkan Kulit Bertahap
-
Berawal dari Kuala Lumpur, Zus Coffee Kini Siap Temani Perjalanan Harian Pecinta Kopi Indonesia
-
6 Warna Cat Tembok yang Harus Dihindari Menurut Fengshui, Bisa Bawa Energi Negatif?