Suara.com - Kejadian longsor di beberapa titik di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (11/10/2016) malam tidak sampai mengancam permukiman penduduk di wilayah setempat.
"Meski kejadian longsor hampir tidak ada yang mengancam permukinan penduduk, namun kewaspadaan tetap harus menjadi perhatian," kata Koordinator Search and Rescue (SAR) Kaliurang, Pakem, Kabupaten Sleman, Kiswanta, Rabu (12/10/2016).
Menurut dia, longsor terjadi di titik sekitar DAM Plunyon, Sungai Kuning daerah Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan.
"Lokasi ini, pada awal tahun lalu juga sempat mengalami kejadian longsor dan juga memutus pipa air minum," kata Kiswanta.
Ia mengatakan, Dam Plunyon, Sungai Kuning merupakan salah satu tempat saluran air minum dan untuk irigasi yang disalurkan ke dua tempat. "Saluran air bersih untuk pemenuhan kebutuhan warga Cangkringan dan Pakem," imbuh Kiswanta.
Ia mengatakan perbaikan saluran langsung dilakukan oleh relawan SAR Kaliurang beserta warga setempat.
"Sampai saat ini pipa saluran air bersih warga masih dalam proses perbaikan, mudah-mudahan dapat segera diatasi sehingga kebutuhan air bersih warga Cangkringan dan Pakem tidak terganggu," terang Kiswanta.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan, mengatakan selain di Dam Plunyon juga masih ada satu titik longsor di daerah Tlogo Putri Kaliurang.
"Saat ini merupakan masa awal musim hujan. Masih ada beberapa titik rawan longsor yang harus diwaspadai oleh masyarakat. Terutama di daerah pegunungan dan perbukitan seperti di lereng Merapi dan di Kecamatan Prambanan," katanya.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004