Ribuan masyarakat Jakarta yang tergabung dalam sejumlah organisasi masyarakat Islam akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2016) pukul 13.00 WIB.
Mereka meminta Polisi memproses laporan masyarakat yang sudah melaporkan Ahok terkait dugaan penistaan agama, atau setelah membawa-bawa ayat suci Al Quran, surat Al Maidah ayat 51, ketika melakukan kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.
"Ya demo kan hak semua orang kan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat pagi (14/10/20160.
Ahok tak tahu demo kali ini apakah semakin menurunkan elektabilitasnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
"Tunggu survei saja, saya nggak tahu (jadi turun apa nggak). Tunggu survei gratisan aja," katanya sambil tertawa.
Sebelum melakukan aksi di Bali Kota, mereka akan terlebih dahulu melangsungkan Salat Jumat bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta. Rencananya, mereka juga akan berdemo di depan kantor Bareskrim Polri.
Diketahui, aksi "Akbar Tangkap Ahok" ini akan diikuti oleh puluhan ormas seperti, GMJ, FBR, FPI, Akbar : Kobar, Pushami Amju, RAR, KAHMI JAKARTA UTARA, Gemuis, Pokja Empati KA Jayabaya, LAKRI, Masyarakat Alhusna, KIBLAT, GPII, GBN, LSM KPK, Laskar Pribumi, Laskar Bugis Makasar, API JABAR, Masyarakat Banten, Laskar Luar Batang, Yayasan Kakas, Gerakan Rakyat, Pemuda Muara Kamal, Laskar Muara Aangke, Lawan Ahok, Komunitas Peduli Anak Bangsa, SABET, Mat Jali, Lapak, Lawan Ahok, Komunitas Asli Bersatu, Tazkyah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!