Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengingatkan aparat kepolisian untuk bersikap netral dalam menangani kasus yang melibatkan seorang pengguna sosial media, Buni Yani.
Buni Yani dilaporkan ke polisi karena diduga mengedit dan menyebarluaskan video Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap melecehkan Al-quran.
"Harusnya dalam kasus-kasus seperti ini aparat penegak hukum itu bisa bertindak dengan netral, dengan wajar. Jangan berpihak kepada Ahok," kata Fadli di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2016).
Menurut Fadli, dalam posisi ini, Buni Yani tidak dapat dipersalahkan. Sebab, dia hanya menyebarkan video sifatnya terbuka untuk publik.
"Jadi harus jelas. Orang yang menyebarkan itu kan bukan fitnah. Itu kan acara publik, disebarluaskan tidak masalah. Buni Yani ini tidak salah, harus dibela," ujar Fadli.
Fadli sendiri mengaku turut membela Buni Yani. Katanya, tindak Buni Yani tida bisa dianggap sebagai kejahatan.
"Saya ikut membela Buni Yani. Itu acara publik, tidak masalah disebarluaskan. Jadi itu bukan kejahatan," tutur Fadli.
Fadli juga mengingat aparat kepolisian untuk tidak sekedar memproses Buni Yani sebagai penyebar video, tapi juga memproses Ahok karena ucapannya yang dianggap kontroversial.
"Jadi kalau polisi memproses itu, sementara tidak memproses pernyataan Ahok, disini polisi menurut saya bertindak salah. Pasti kita akan panggil di Komisi III kalau misalnya itu yang dilakukan," tutur Fadli.
Fadli berharap, para penegak hukum tidak menjadikan hukum sebagai alat kekuasaan.
"Jadi penegak hukum itu harus adil dan harus menegakkan hukum secara imparsial. Jangan menjadikan hukum itu alat politik atau alat kekuasaan," kata Fadli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak