Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyampaikan bahwa empat anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera di Somalia sejak 2012 telah berhasil dibebaskan dan sedang berada di Nairobi, Kenya.
"Sekitar jam 13.00 (WIB) telah berhasil dibebaskan empat WNI ABK yang disandera di Somalia sejak tanggal 26 Maret 2012," kata Menlu Retno LP Marsudi di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Senin (24/10/2016).
Menlu RI menyebutkan keempat ABK Indonesia yang telah dibebaskan itu adalah Sudirman, Supardi, Adi Manurung, dan Elson. Keempatnya bekerja pada kapal Naham 3, yakni kapal penangkapan ikan asal Taiwan yang dioperasikan oleh Oman.
"Keempatnya merupakan bagian dari 26 sandera yang dibebaskan. Kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB, keempatnya telah mendarat di bandara Nairobi," ujar Retno.
Duta Besar RI di Nairobi dan tim dari Kemlu RI, yang dipimpin oleh Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Lalu Muhammad Iqbal, menjemput keempat sandera ABK tersebut.
"Tim sudah di Nairobi sehari sebelum ketibaan para ABK. Kondisi mereka sehat. Saya sudah berbicara dengan salah satu dari keempatnya, yakni Sudirman, kemarin malam pada pukul 21.45 WIB," kata Menlu Retno.
Dia menyampaikan bahwa para ABK WNI itu akan menjalani pemeriksaan dan pemulihan kesehatan selama beberapa hari sebelum dipulangkan ke Indonesia.
"Kemarin malam setelah keempatnya mendarat di Nairobi, pihak keluarga sudah diberitahu mengenai kondisi keempat sandera tersebut," ucap Retno.
Sebelumnya, kapal penangkap ikan Taiwan Naham 3 yang membawa 29 ABK dibajak pada 26 Maret 2012.
"Satu ABK meninggal saat pembajakan yaitu kapten kapal, dua lainnya meninggal karena sakit pada 2014. Dari dua itu, salah satu diantaranya adalah WNI atas nama Nasirin asal Cirebon, karena malaria," ungkap Menlu Retno.
Sebanyak 26 ABK yang disandera di Somalia itu berasal dari Filipina, Indonesia, Kamboja, Taiwan, China, dan Vietnam.
Pada Januari 2015, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan untuk mengintensifkan upaya pembebasan empat sandera ABK asal Indonesia yang disandera di Somalia sejak 2012 itu, dan menekankan bahwa keselamatan sandera harus menjadi prioritas.
"Pembebasan sandera ABK ini berhasil dilakukan setelah melalui proses yang sangat panjang yang memakan waktu sekitar empat setengah tahun," ujar Menlu Retno.
Menurut dia, Kemlu RI selama dua tahun terakhir terus berkoordinasi dengan pihak keluarga ABK secara rutin untuk menyampaikan perkembangan dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam pembebasan.
"Pemerintah Indonesia berterimakasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak di luar negeri yang terlibat dalam proses pembebasan," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak