Sebanyak 80 pasien Rumah Sakit MM Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu dini hari (26/10/2016) dievakuasi ke penampungan sementara di Gedung Kasmat Lahay, karena ruangan perawatan tergenang banjir.
Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan yang memimpin evakuasi bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo mengatakan, sebagian pasien dievakuasi ke gedung Kasmat Lahay dan ada juga ke lantai dua RS MM Dunda Limboto.
Ia mengatakan saat ini pihaknya mendahulukan wanita dan anak-anak untuk dilakukan evakuasi.
"Kita masih akan melihat situasi beberapa jam kedepan, jika memang kondisi air tidak surut akan kita lakukan evakuasi lanjutan," tandasnya.
Menurutnya, pasien di ruang ICU cukup sulit untuk dipindahkan karena peralatan kesehatan tidak mudah dipindahkan.
"Untuk sementara juga, kita membuat tanggul-tanggul di ruangan ICU. Semoga cukup untuk menahan air, dan kami akan terus memantau situasi dan kondisi di rumah sakit," pungkasnya.
Wakil Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus melakukan tindakan tindakan strategis dalam menghadapi bencana banjir tersebut.
Hujan deras yang melanda Kabupaten Gorontalo sejak Selasa (25/10) siang hingga sore hari menyebabkan empat Kecamatan di daerah itu terendam banjir. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor