Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016) kemarin. Ahok menerangkan dalam pertemuan tersebut membicarakan banyak hal, dia juga dipesan JK untuk tidak banyak bicara, apalagi mengomentari persoalan yang sensitif.
"Dia (JK) bilang jangan banyak omong, jangan banyak singgung yang bisa diplintir orang. Tenang-tenang aja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/10/2016).
Ahok menyambangi kantor Wapres JK setelah mengikuti peresmian Plt Gubernur dan Serah Terima Nota Pengantar Tugas di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Rabu siang.
Dalam pertemuan, Ahok sekalian menyampaikan akan cuti sebagai gubernur DKI pada 28 Oktober 2016.
Selama Ahok cuti, pelaksana tugas gubernur DKI untuk dijabat Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemdagri Sumarsono.
"Biasalah sering ketemu kok (dengan Pak JK). Kan dulu yang masukin saya ke Golkar DPR RI kan Pak JK," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menerangkan dalam pertemuan yang berlangsung tertutup sekitar 30 menit itu tidak meminta restu untuk maju sebagai calon petahana di Pilkada Jakarta 2017.
"Nggak minta restu juga, cuma kita sampaikan ke beliau. Orang suka pikir saya dengan Pak JK hubungannya nggak baik. Saya sama beliau baik sekali kok hubungannya. Orang cuma salah paham aja," ucap Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei