Suara.com - Setelah lebih dari satu tahun tidak ketahuan rimbanya, pemimpin kelompok militan ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi, akhirnya kembali muncul ke publik.
Dalam sebuah pesan audio yang dirilis, Kamis (3/11/2016) pagi waktu setempat, oleh media Al-Furqan yang berafiliasi dengan ISIS, Al-Baghdadi menyerukan kelompoknya untuk tidak mundur dalam perang di Mosul, Irak.
Seperti diketahui, pasukan koalisi Irak saat ini terus melancarkan gempuran ke kota Mosul yang menjadi pertahanan utama sekaligus ibu kota kelompok ekstremis itu di Irak.
"Jangan mundur," kata Al-Baghdadi. "Bertahan adalah sebuah kehormatan yang seribu kali lebih baik daripada mundur dengan perasaan malu," lanjut Al-Baghdadi dalam propagandanya.
Sementara itu, seorang pejabat Kurdi sehari sebelumnya mengatakan, mereka memiliki informasi dari berbagai sumber bahwa Al-Baghdadi bersembunyi di Mosul.
Kematian lelaki yang dihargai 10 juta dolar AS oleh pemerintah Amerika Serikat bagi siapa saja yang memberikan informasi tentang keberadaannya, diyakini bakal meruntuhkan seluruh sistem di ISIS.
Dalam upaya membebaskan kota Mosul dari ISIS, pemerintah Irak sebelumnya menyatakan jika militer mereka telah memasuki batas kota Mosul--untuk pertama kalinya sejak kota tersebut jatuh ke tangan ISIS pada 2014.
Pertempuran di Mosul telah berlangsung sejak 17 Oktober lalu, dimana serangan besar-besar dilancarkan via udara dan darat dengan AS sebagai pimpinan koalisi.
Serangan ke Mosul jadi yang terbesar di Irak sejak invasi AS di tahun 2003 ke negeri yang kaya akan minyak tersebut. Mosul sendiri memiliki populasi penduduk sekitar 1,5 juta jiwa.
Besarnya populasi warga di Mosul, kabarnya membuat masyarakat sipil setempat dijadikan kelompok ekstremis ini sebagai 'perisai hidup' guna memperlambat serangan terhadap mereka. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini
-
Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah