Suara.com - Di tengah maraknya pemberitaan, diskusi dan perdebatan, juga berbagai langkah persiapan terkait aksi massa pada Jumat (4/11/2016) di Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ternyata punya prakiraan cuaca yang mungkin tak begitu baik bagi pengunjuk rasa.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dimuat di laman BMKG.go.id, sebagaimana bisa dilihat Kamis (3/11) pagi, rata-rata wilayah Jabodetabek ternyata diperkirakan mengalami hujan pada Jumat itu. Bahkan khusus pada siang hari, beberapa wilayah diperkirakan mengalami hujan lebat disertai petir.
Berdasarkan data prakiraan itu disebutkan bahwa wilayah yang akan mengalami hujan dan petir pada Jumat siang, antara lain adalah Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang dan Jakarta Selatan. Sementara hujan lokal ada di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, hujan sedang di Jakarta Utara, hujan ringan di Kepulauan Seribu.
Hujan sendiri diperkirakan sudah akan mulai turun dengan intensitas ringan di beberapa wilayah sejak pagi, dengan sebagian lagi dalam kondisi berawan atau cerah berawan. Sementara pada malam harinya, diperkirakan masih akan terjadi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah, dengan sisanya berawan.
BMKG juga merilis prakiraan rata-rata suhu udara pada hari itu mencapai antara 22 hingga 31 derajat celcius, sementara kelembaban antara 80-95 persen. Adapun prakiraan itu juga tampaknya tidak begitu berbeda dengan Kamis siang, di mana beberapa wilayah juga diperkirakan mengalami hujan petir, sementara pada Sabtu (5/11) diperkirakan hujan petir hanya terjadi di satu wilayah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan