Suara.com - Organisasi masyarakat yang berbasis Islam akan menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menentang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta pada hari Jumat, 4 November 2016.
Mereka menilai gubernur yang akrab disapa Ahok itu telah melakukan penistaan terhadap Islam, meskipun banyak tokoh Islam lainnya tak mempermasalahkan ucapan Ahok saat mengutip Alquran surah Al Maidah ayat 51.
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra menganggap demo besar-besaran ini hanya "kemubaziran belaka". Menurutnya, energi akan terbuang begitu besar jika hanya menuntut Ahok diperiksa, ditangkap an diadili.
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan, Ahok setelah meminta maaf kepada umat Islam selanjutnya berjanji untuk mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh agar bisa paham dan mengerti perasaan umat Islam.
"Jika Ahok bersedia mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh bukan mustahil dia akan tertarik memeluk Islam dengan kesadarannya sendiri. Ahok bisa aja seperti Arnouud van Doorn, politisi Partai Kebebasan di Belanda, yang punya andil dalam membuat Film Fitna yang menghebohkan karena mendeskreditkan Islam, akhirnya sukarela memeluk Islam setelah mempelajari Islam dengan seksama," ujar Yusril seperti dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (3/11/2016).
Yusril juga berharap demo 4 November tidak berubah jadi kerusuhan dan tindak kekerasan yang tentunya akan merugikan kepentingan bangsa."Aparat keamanan juga harus bersikap ekstra hati-hati. Jangan sampai ada korban tertembak dalam demo ini. Ingat peristiwa 1966 dan 1998."
Selain itu, Yusril juga menegaskan jika Pilkada DKI Jakarta yang digelar 15 Februari 2017 mendatang tetap harus digelar secara jujur dan adil bagi semua kontestan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan