Suara.com - Beberapa negara Eropa meminta warganya di Jakarta untuk waspada dan menghindari area-area yang akan menjadi lokasi demonstrasi pada Jumat siang nanti (4/11/2016).
Pemerintah Rusia, Jerman, dan Prancis melalui kantor-kantor kedutaan besarnya di Jakarta telah meminta warganya masing-masing untuk berhati-hati dan menghindari area-area yang akan menjadi lokasi demonstrasi di Jakarta.
Kedubes Jerman di Jakarta dalam website resminya meminta warganya menghindari kawasan utara Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
"Huru-hara bisa terjadi," tulis Kedubes Jerman di Jakarta.
Senada dengan Jerman, Kedutaan Besar Prancis di Jakarta sejak 31 Oktober lalu telah mengimbau warganya di Ibu Kota tidak mendekati area demonstrasi, secara khusus Masjid Istiqlal dan Istana Negara, dan terus mengikuti perkembangan informasi terkait aksi tersebut.
"Demonstasi itu diperkirakan berlangsung hingga malam bahkan sepanjang akhir pekan," bunyi pernyataan Kedubes Prancis di Jakarta.
Sementara Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, dalam pengumuman bertajuk "pengumuman untuk warga Rusia di Indonesia" yang diunggah ke website resminya, meminta warganya di Jakarta dan Tanah Air secara umum agar waspada.
"Hindari area-area keramaian, terutama pusat kota (Jakarta)," bunyi pengumuman tersebut.
Sebelumnya Kedubes Amerika Serikat di Jakarta juga mengeluarkan peringatan yang sama untuk warganya di Jakarta dan Surabaya. Selain meminta warga AS untuk menghindari area demonstrasi, Kedubes AS juga mengatakan ada kemungkinan demonstrasi ini ditunggangi oleh kelompok-kelompok ekstremis untuk memantik kekacauan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Padahal Sudah Baikan, Kenapa Anies Baswedan Tidak Follow Instagram Ahok?
-
Sah! KPUD Jakarta Tetapkan Pramono Anung-Rano Karno Sebagai Gubernur dan Wagub Jakarta Terpilih
-
Cek Fakta: Infografis Hasil Pilkada Jakarta dari KPU
-
KPU DKI: Pram-Rano Menang di Jakarta Barat, Raup 500.738 Suara
-
Intip Pawai Kemenangan Satu Putaran Pramono-Rano di Bundaran HI
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
4 Zodiak Paling Beruntung dan Makmur Sepanjang Agustus 2026, Ada Gemini dan Leo
-
Hutan Bukan untuk Tentara, YLBHI Cemas Pembangunan BTP TNI Picu Kerusakan Alam
-
Changan Nevo Q05 Meluncur di GIIAS 2026 Harga Mulai Rp 300 Jutaan
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
SPBUN-SGN Temui Dasco, Apresiasi DPR Fasilitasi Mediasi Buruh dengan Manajemen