Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsnono menemukan satu orang yang tengah memakai sorban berteriak Allahu Akbar-Allahu Akbar seorang diri di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).
Sumarsnono awalnya menilai lelaki tersebut bagian dari organisasi masyarakat Islam yang akan melakukan aksi unjuk rasa menuntut pemerintah dan Bareskrim Polri memproses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ternyata, setelah ditelusuri orang tersebut mengalami gangguan jiwa.
"Tadi saya di depan Istana ada satu orang warga bersorban teriak-teriak Allahu Akbar sendirian. Rupanya itu memang lagi tidak normal, ternyata setelah dipinggirkan memang sakit jiwa," ujar Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta.
Sumarsono mengimbau masyarakat Indonesia khususnya ormas Islam yang akan menyampaikan aspirasinya tak terpancing provokasi.
"Karena itu, masing-masing harus tetap jaga diri mengendalikan diri semua. Dan masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," katanya.
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini juga telah mengingatkan petugas Satpol PP DKI Jakarta untuk persuasif dan humanis dengan para pendemo.
"Kemudian masyarakat saya yakin sudah dewasa. Mudah-mudahan tidak terpancing emosi dan imbauan para tokoh ulama semalam sudah sejuk. Selebaran spanduk, stiker (bertuliskan kita semua bersaudara) sudah dimana-mana," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK