Suara.com - Ratusan anggota polisi melantunkan bacaan Asmahul Husnah di hadapan anggota ormas Islam yang sudah mulai memadati Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, tepatnya di seberang Istana Merdeka, Jumat (4/11/2016).
Anggota ormas Islam yang menyaksikan peristiwa tersebut tertegun. Anggota Brimob yang mendapat tugas khusus tersebut melantukan nyanyian 99 sifat-sifat Allah.
Wakapolres Jakarta Timur sekaligus komandan pasukan Asmaul Husna, Ajun Komsaris Besar Arief Rachman meminta anggotanya untuk ikhlas menjalankan tugas untuk mengamankan demostrasi hari ini.
"Kita diperintahkan pimpinan untuk menjaga saudara-saudara kita. Kita nggak usah gentar, mereka saudara-saudara kita. Kita ikhlas, niatkan dalam hati, luruskan niat, saudara-saudara kita yang kita hadapi, bukan orang lain," kata Arief.
Di tengah anggota melantunkan Asmaul Husna, seorang anggota ormas Islam bernama Husein Mubarok menghampiri mereka.
Lantas, Husein ikut berdoa. Dia berharap anggota polisi yang bertugas dan anggota ormas Islam yang menyampaikan aspirasi hari ini sama-sama mendapatkan ganjaran dari Allah.
"Saya hanya bisa berdoa agar Allah menempatkan kita semua di surga. Kebatilan harus hancur. Dan kita pembelanya. Allah yang menolong, kita tak punya kekuatan apapun kecuali Allah," kata Husein.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China