Disaat sebagian organisasi masyarakat atau ormas melakukan unjuk rasa dan berorasi di sepanjang jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016), ada pemandangan yang menarik dilakukan oleh para kaum perempuan dan para ibu.
Mereka memengang sebuah plastik besar berwana biru, tanpa merasa mali atau canggung mereka memunguti sampah yang bertebaran mulai dari trotoar hingga di jalan raya. Aksi simpatik ini dilakukan oleh Tim Kebersihan yang dibawa oleh demonstran.
Seperti Anissa, wanita yang berusia 24 tahun bersama dengan temannya bernama Izza dengan sigap memunguti sampah bekas minuman atau nasi kotak yang berserakan dijalan.
Anissa mengaku, aksinya tersebut merupakan bentuk sukarela yang dilakukan untuk tetap menjaga kebersihan meski ada unjuk rasa.
"Kami dari tim kebersihan demonstrannya. Kami membantu mereka dalam hal kebersihan. Biar tetao tertib," kata Anissa saat berbincang dengan Suara.com.
Ia mengaku, tim kebersihan yang dibawa para demonstran ini tidak hanya dilakukan oleh anak mudah atau santri dan santriwati saja, melainkan para ibu rumah tangga yang ikut turun membersihkan sampah.
Anissa bersama rekan lainnya mengaku, akan terus berjalan mengikuti para demonstran hingga aksi unjuk rasa ini selesai. "Hal ini bertujuan untuk meninggalkan kesan baik, bahwa unjuk rasa tidak selamanya buruk," ungkapnya.
Saat ini para demonstran tengah bergerak menuju Istana Negara dan Balaikota untuk melanjutkan aksi menyuarakan pendapatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara