Dalam rangka membantu para peserta aksi damai 4 Nov 2016 yang menginap di DPR RI kembali ke daerah masing-masing, Kementerian Perhubungan mengerahkan 50 bus di depan gedung DPR RI pada Sabtu pagi (5/11/2016).
Pengerahan 50 bus yang merupakan bus PPD tersebut, langsung di koordinir oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Pudji Hartanto. Hal ini dilaksanakan atas perintah Menteri Perhubungan agar tetap menjadi pelayan masyarakat. "Pengerahan bus ini atas instruksi langsung Bapak Menteri Perhubungan,agar negara tetap melayani publik walaupun itu pengunjuk rasa,” ungkap Pudji.
Sebanyak 15 bus PPD dikerahkan untuk memulangkan para pengunjuk rasa kembali ke wilayah JABODETABEK, 5 Bus PPD untuk ke daerah lainnya seperti Cirebon dan Lampung serta 30 bus PPD disiagakan di kantor Kementerian Perhubungan.
Layanan ini diberikan secara gratis tanpa di pungut bayaran.
Kepada para pengemudi bus, Pudji menyampaikan :
1. Berdoa sblm brkt.
2. Disiplin lalulintas.
3. Istirahat yang cukup, bila mengantuk maka berhenti dulu
4. Antar sampai tujuan & berhenti tmpt aman atau terminal kota tujuan.
5. Dilarang memungut biaya.
6. Lapor petugas bila ada hal-hal yang menonjol.
"Selain itu, saya tegaskan dilarang memungut biaya, dan lapor kepada petugas bila ada permasalahan. Atas nama Bapak Menteri Perhubungan, diucapkan selamat bertugas,” cetusnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban