Suara.com - Kehadiran calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat melakukan kampanye di Jalan Kebon Jahe, Kelurahan Petojo Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016), sempat terlihat adanya penolakan oleh sejumlah masyarakat setempat.
Menurut pengamatan Suara.com, saat Ahok yang baru tiba berkunjung di salah satu toko kue di Jalan Kebon Jahe, tiba-tiba ada sejumlah warga yang sedang berkabung yang berjalan membawa keranda jenazah melewati kerumunan kedatangan Ahok, di jalan tersebut. Sambil berjalan membawa keranda, mereka pun meneriakan penolakan kepada Ahok.
"Kami tidak terima Ahok," kata salah seorang warga.
Mendengar hal tersebut, Ahok yang masih berada di dalam, tampak tidak memperdulikan teriakan dari sejumlah warga. Dirinya pun sibuk memakan kue bolu yang dibelinya.
Kemudian, Ahok pun terus menyapa warga yang ada telah menemuinya di sepanjang Jalan Kebon Jahe.
Dalam blusukannya, dia menyempatkan wawancara dengan awak media di pertigaan jalan. Namun tiba-tiba sebanyak tujuh orang yang mengendarai sepeda motor yang hendak masuk ke jalan Kebon Jahe, tiba-tiba menancapkan gas dengan suara yang kencang yang membuat awak media agak terganggu saat sesi wawancara.
Ahok yang sedang menjawab pertanyaan awak media yang melihat hal tersebut, hanya heran dengan aksi sejumlah pemuda tersebut.
Meski begitu, sejumlah aparat kepolisian yang berjaga-jaga, terlihat menghentikan rombongan pemuda bermotor itu.
Sebelumnya, Ahok mendapat penolakan ketika melakukan kampanye di Rawa Belong pekan lalu. Saat itu, Ahok sempat dievakuasi dengan menggunakan angkot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan