Juru Bicara Tim Sukses Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Ari Dono Sukmanto mau menangani kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia juga menerangkan, Polri langsung bekerja mengani kasus ini setelah Ahok banyak dilaporkan ormas Islam.
"Kemarin seolah-olah Mabes Polri belum bekerja, itu salah. Kita lihat demo (4 November) itu mereka minta adili Ahok, tangkap Ahok. Kita ini negara hukum," ujar Ruhut di kantor Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).
Ruhut menerangkan, sebelum diundang Bareskrim Polri secara resmi hari ini, Ahok secara inisiatif pribadi telah memberikan keterangan ke Bareskrim Polri. Politisi Partai Demokrat ini menginginkan kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Ahok dapat terang beberang.
"Kita ingin kasus ini terang benerang," kata Ruhut.
Menurut Ruhut, jagoannya di Pilkada Jakarta 2017 itu tidak melakukan penistaan agama.
"Nggak ada penistaan agama yang dilakukan Pak Ahok. Pak Ahok calon gubernur nomor urut dua," kata Ruhut.
Lebih lanjut, anggota DPR Komisi III ini meminta kepada masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam untuk menyerahkan kasus ini ke Polri. Dia yakin jika Ahok bersalah, status Ahok akan dinaikan menjadi penyidikan oleh Polri.
"Kita tunggu lah dua minggu ini, apabila ada penistaan agama kami punya calon akan dinaikkan kelasnya. Sekarang masih penyelidikan belum penyidikan. Tapi apabila nggak ada (unsur penistaan agama) kita harus terima," jelas Ruhut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki
-
Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel
-
Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah
-
Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat
-
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
-
Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!